Bupati Bandung Dadang Naser mengungkap, kebocoran dari bidang pariwisata salah satunya berlangsung mulai sejak dihapuskannya retribusi tempat wisata. Tetapi, hal semacam itu dapat diantisipasi dengan lakukan untuk hasil pada pengelola wisata serta pemerintah daerah.
“Ini bakal kami bikin perdanya. Perhitungannya, 75 % untuk pengelola wisata serta 25 % untuk pemerintah daerah. Dengan hal tersebut, potensi daerah dari pariwisata bakal terus ada walau retribusi di hilangkan, ” tutur Dadang, Minggu (12/10/2014).
![]() |
Pemkab Bandung Terus Memperbaiki Manajemen Pariwisata |
Dari bidang pariwisata, Dadang mengungkap, PAD untuk Kabupaten Bandung cuma Rp 600 juta. Dengan system pembagian hasil pada pengelola tempat wisata serta pemerintah daerah, dia optimistis PAD dari bidang pariwisata itu dapat dimaksimalkan.
System untuk hasil itu, kata Dadang, di inspirasi dari kunjungannya berbarengan jajarannya ke Pemkab Bandung, Bali akhir minggu lantas. Ke depan, dia juga bakal di tandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab Badung di bagian pariwisata.
Dengan system untuk hasil, lanjut Dadang, Pemkab Badung dapat menyerap 80 % PAD dari bidang pariwisata. Th. ini, APBD Kabupaten Bandung meraih Rp 3, 6 triliun. Sesaat, PAD-nya meraih Rp 2, 4 triliun.
" Dengan keadaan itu, kami mesti banyak belajar dari Kabupaten Badung untuk menggali potensi wisata di Kabupaten Bandung. Soalnya di Kabupaten Bandung juga banyak daerah wisata yang mungkin, " tutur Dadang.
Terkecuali bikin perda untuk hasil tempat wisata, Dadang mengungkap, dengan cara bertahap Pemkab Bandung akan mendorong orang-orangnya supaya sadar bakal potensi pariwisata seperti yang sekarang ini digerakkan orang-orang di Kabupaten Badung, Bali. Dengan kesadaran itu, menurutnya, banyak potensi pariwisata yang dapat tingkatkan perekonomian daerah.
“Di Bali, apapun jadi nilai jual pariwisata. Umpamanya saja, acara seren taun atau panen raya, jadi daya tarik wisata serta beberapa pengunjung mesti bayar karenanya. Di kita, masih tetap gratis, ” tuturnya.
Karenanya, dia juga mendorong Dinas Pemuda Olah Raga serta Pariwisata Kabupaten Bandung untuk memeperbaiki manajemen kepariwisataan. Salah satunya, dengan menertibkan sinyal daftar usaha pariwisata untuk beberapa hotel serta restoran di seputar tempat wisata.
Bupati Badung Gede Agung menyongsong baik hal semacam itu. Menurutnya, Pemkab Badung sangatlah terbuka untuk kerja sama di bagian kepariwisataan.
Gede mengungkap, selama ini Pemkab Badung juga telah pasarkan beberapa produk dari Kabupaten Bandung di Bali. Beberapa product itu juga banyak dilirik beberapa wisatawan.
" Disini, banyak product dari Kabupaten Bandung, seperti kerajinan, anyaman, serta makanan yang di jual. Ada pula lukisan serta karya seni yang lain, " katanya.
Terkecuali kerja sama di bagian kepariwisataan, Gede memberikan, Pemkab Badung juga tertarik untuk bekerja bersama dengan Pemkab Bandung di bagian pertanian. Pasalnya, geliat pariwisata di Kabupaten Badung saat ini banyak menggerus areal pertanian.
" Dari Kabupaten Bandung, kami juga mau belajar untuk lakukan intensifikasi tempat pertanian, " tuturnya.
Sumber
Untuk memesan paket wisata Bandung Anda bisa pesan di Yoshi Tour Bandung sebagai pilihan.
Posted by 6:52 PM and have
0
comments
, Published at
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.